Pesan Populer

Pilihan Editor - 2019

3 Makanan Ini Yang Paling Mungkin Membuat Anda Sakit

Walaupun sepertinya ada penarikan makanan baru yang dikeluarkan setiap hari, sebuah laporan baru-baru ini oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menegaskan bahwa penarikan itu tidak selalu merupakan hal yang paling penting yang harus kita khawatirkan ketika datang untuk menghindari penyakit bawaan makanan. Bahkan, ada beberapa makanan tertentu yang jauh lebih berisiko daripada kontaminasi salad kemasan yang sering kita dengar setiap waktu.

Menurut laporan yang baru dirilis-itu mempelajari penyebab wabah penyakit akibat makanan antara 2009 dan 2015-CDC menemukan bahwa 5.760 wabah di AS menyebabkan total 100.939 penyakit, 5.699 rawat inap dan 145 kematian. Seperti yang dikonfirmasi oleh laporan itu, kategori makanan yang paling sering menyebabkan wabah adalah beberapa hal penting yang paling umum dari diet yang kita miliki sepanjang waktu. Sebagai contoh, ikan bertanggung jawab atas 17 persen dari semua wabah, sementara susu dan ayam menyebabkan 11 persen dan 10 persen dari wabah masing-masing. Namun, kategori makanan yang bertanggung jawab untuk penyakit yang paling terkait dengan wabah adalah ayam (12 persen), babi (10 persen) dan sayuran unggulan (10 persen).

Anda Mungkin Juga Menyukai: 8 Makanan yang Disebut “Sehat”. Ahli gizi Tidak Pernah Makan

Sekarang, penting untuk dicatat bahwa wabah penyakit yang ditularkan melalui makanan tidak sama dengan ketika Anda sakit setelah mengonsumsi yogurt yang terlalu lama ditinggalkan di lemari es. Wabah didefinisikan sebagai “insiden di mana dua atau lebih orang mengalami penyakit yang sama setelah menelan makanan biasa,” biasanya setelah makanan terkontaminasi dengan cara lain (bayangkan hewan yang terinfeksi atau kecelakaan laboratorium).

Sayangnya, laporan ini adalah bukti lebih lanjut bahwa wabah penyakit akibat makanan masih menjadi masalah serius di Amerika Serikat. Sementara sebagian besar wabah yang diceritakan tidak terlalu serius, yang lain bisa mengancam jiwa. Untungnya, penyakit bawaan makanan yang paling umum adalah norovirus, yang bertanggung jawab atas 38 persen kasus dan relatif mudah diobati karena gejala keracunan makanan klasik. Di sisi lain, salmonella-yang bertanggung jawab atas 30 persen kasus-dapat menghasilkan konsekuensi yang jauh lebih serius, bahkan mengarah ke kemungkinan rawat inap.

Untuk melindungi diri dari penyakit, yang terbaik adalah mengikuti kebiasaan memasak yang aman di rumah. Tindakan seperti mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan, membersihkan produk secara menyeluruh, dan menjauhkan daging mentah dari makanan siap saji (seperti sayuran!) Dapat sangat mengurangi risiko tertular atau menyebarkan penyakit bawaan makanan. Meskipun kebiasaan ini mungkin tampak kecil, mereka tentu memiliki dampak besar pada kesehatan masyarakat!

Tonton videonya: DIY Edible Water Bottle YOU CAN EAT!!!!! NO PLASTIC Learn How To Make The Best DIY Liquid Food (Desember 2019).